Di zaman yang serba terintegrasi sama sosial media, menjaga keamanan sosial media jadi suatu hal yang penting.

Apalagi bila menyangkut e-mail, Facebook, Twitter, atau Instagram yang sifatnya pribadi. Namun sayangnya, masih banyak orang-orang yang meremehkan keamanan media sosial mereka, dan berujung terkena hack.

Di dalam dunia peretasan, ada teknik yang dinamakan brute force. Teknik ini biasa dipakai oleh hacker kerajinan yang mencoba semua jenis password dari paling gampang ke yang paling susah, entah itu manual atau juga pakai software. Biasanya, baru mencoba sampai 50 kali aja, hacker-hacker ini sudah bisa membobol password lo karena terlalu mudah lho.

Oleh karena itu, pemilihan password sangat penting. Mengingat dengan kata-kata di dalam password, orang udah bisa mengakses banyak data-data pribadi kamu yang seharusnya orang tidak tahu. Nah, di sini Geeqy mau kasih peringatan keras untuk jangan pernah mencoba tipe-tipe password seperti ini untuk dijadiin kunci keamanan media sosial lo. Dikutip dan dirangkum dari Tomfanelli, ini lima tipe password yang sangat mudah diretas oleh para hacker:

1. [Nama panggilan] – [nama panggilan] 123

1. [Nama panggilan] – [nama panggilan] 123

Gara-gara ingin mudah diingat, orang-orang sering memasukkan nama, atau nama diikutin angka 123 untuk password mereka. Padahal, ini rentan banget buat kena hack.

Contoh: wowo123

SPONSOR

2. Tanggal lahir – Tanggal lahir nama – Nama tanggal lahir

Yeap, hacker memang kerajinan. Biasanya mereka bakal coba pakai tanggal lahir terlebih dahulu. Belum tembus, pakai tanggal diikutin nama, belum tembus juga? Ya, nama diikuti tanggal lahir

Contoh: wowo010794

3. Nomor telepon

Banyak yang mengira kalau nomor telepon itu bagus buat password gara-gara orang susah nebak nomor secara acak. Padahal itu salah total lho, Geeqs. Kenapa? Sebab, di era sosial media, orang bisa dengan mudahnya tracking nomor telepon. Bukan hanya itu, banyak juga kasus orang di-hack sama orang yang mereka kena

Contoh: 081608160816

4. Qwerty[angka]

Terlalu banyak orang yang menganggap remeh password sehingga hanya memasukkan sandi berdasarkan pola yang ada di keyboard, umumnya "qwerty". Dan bilapun sedikit rajin, atau memang permintaan dari fitur pengamannya diikuti angka, paling diikuti dengan angka urut juga.

Contoh: qwerty123

5. Password beredisi

Ini yang lumayan sering juga dipakai sama anak-anak zaman now. Dengan pede-nya, banyak orang yang memakai password dengan tulisan "password" atau tulisan "password" dengan edisi angka.

Contoh: password2, password3

Jangan sampai lo kena hack karena pake salah satu dari password di atas ya, Geeqs. Kalo lo meremehkan the power of password, privasi-privasi lo bisa tersebar ke publik. Bagus kalo gak sensitif, tapi kalo sesuatu yang sensitif tersebar? Duh, jangan sampai, deh.

Penerbit Artikel :



Kirim Artikel

Gimana Reaksi Kamu?

Gimana Pendapat Kamu ?

Kamu akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN .
Silahkan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.



atau Komentari via Facebook dibawah



Kamu mungkin juga suka ini