Pesawat itu berangkat dari Jakarta ke Pangkal Pinang melalui Bandara Soekarno Hatta. Hingga saat ini, keberadaan pesawat dan seluruh penumpang belum ditemukan.
Berikut kumparan rangkum hal-hal yang perlu kamu tahu mengenai insiden ini:

Pesawat itu berangkat dari Jakarta ke Pangkal Pinang melalui Bandara Soekarno Hatta. Hingga saat ini, keberadaan pesawat dan seluruh penumpang belum ditemukan.

Berikut kumparan rangkum hal-hal yang perlu kamu tahu mengenai insiden ini:

1. Hilang Usai 13 Menit Take Off

1. Hilang Usai 13 Menit Take Off Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air Tujuan Jakarta - Pangkal Pinang. (Foto: Anggoro Fajar Purnomo/kumparan)

Pesawat Lion Air take off dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 06:20 WIB. Sesuai dengan jadwal, pesawat tersebut harusnya tiba di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada pukul 07:20 WIB. Namun, pesawat itu hilang kontak pada pukul 06.33 WIB atau 13 menit setelah lepas landas.

SPONSOR

2. Basarnas Tak Terima Sinyal Emergency Locator Transmitter.

2. Basarnas Tak Terima Sinyal Emergency Locator Transmitter. Pesawat Lion Air tujuan Jakarta - Pangkal Pinang Jatuh di Tanjung Karawang. (Foto: Basith Subastian/kumparan)

Informasi hilangnya pesawat diketahui dari hilangnya sinyal Emergency Locator Transmitter (ELT) Lion Air. Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi menyebut pihaknya tidak bisa menangkap sinyal dari ELT milik Lion Air. Selengkapnya bisa dilihat di sini (artikel di halaman kumparan)

"Jadi Basarnas punya alat MEULOC, yaitu Medium Earth Orbital Local Terminal. Alat ini untuk menangkap district misi, salah satunya kalau di pesawat itu ELT (Emergency Locator Transmitter). Kami sudah cek, alat ini sudah teregister life time nya masih sampai Mei 2023. Sertifikatnya masih valid," kata Syaugi di Kantor Basarnas, Gunung Sahari, Jakarta Pusat.

3. Sebanyak 20 Penumpang PNS Kemenkeu

3. Sebanyak 20 Penumpang PNS Kemenkeu Lokasi jatuhnya pesawat Lion Air Jakarta-Pangkal Pinang (Foto: Dok. Google Maps)

Sebanyak 20 penumpang merupakan pegawai Kemeneu yang tersebar di beberapa direktorat, di antaranya Ditjen Pajak dan Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu. Nama-nama PNS Kemenkeu bisa dilihat di sini.(artikel di halaman kumparan)

4. Satu Potongan Tubuh Ditemukan

4. Satu Potongan Tubuh Ditemukan Tas penumpang Lion Air JT610 yang ditemukan Basarnas, Senin (29/10/2018). (Foto: Dok. Istimewa)

Dari hasil pencarian sementara, Basarnas menemukan sejumlah puing pesawat dan benda-benda yang diduga milik korban di perairan Tanjung Karawang.

Tak hanya itu, satu potongan tubuh manusia pun ikut ditemukan di laut. "Ada satu (potongan tubuh), tadi pagi," Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi saat konferensi pers di kantor Basarnas, Jakarta.

5. Dikomandoi Pilot dari India

5. Dikomandoi Pilot dari India Bhavye Suneja, Pilot Lion Air JT-610. (Foto: Facebook / Bhavye Suneja )

Pilot Lion Air yang hilang kontak berasal dari India. Ia bernama Bhavye Suneja. Ia bekerja sebagai pilot di Lion Air selama lebuh dari 7 tahun. Ia pertama kali bergabung dengan Lion Air pada Maret 2011 lalu. Sosok pilot Bhavye bisa dilihat di sini (artikel di halaman kumparan)

Penerbit Artikel :



Kirim Artikel

Gimana Reaksi Kamu?

Gimana Pendapat Kamu ?

Kamu akan mendapatkan benefit jika saat mengunjungi konten ini dalam keadaan LOGIN .
Silahkan LOGIN atau DAFTAR untuk mendapatkan benefitnya.



atau Komentari via Facebook dibawah


Komentar via Community




Kamu mungkin juga suka ini